Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 208 dan 209, Juara Sejati

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 228 dan 229, Membangun Kincir Air Bersama
Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 228 dan 229, Membangun Kincir Air Bersama

HALO BELAJARKunci jawaban Tema 9 Kelas 6 SD/MI di bawah ini diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.

Tema 9 berjudul Menjelajah Luar Angkasa. Subtema 4 Aku Cinta Membaca, Bacaan 1 dimulai dari halaman 206 sampai 209.

Pada Bacaan 1 ini, materi yang dibahas antara lain ‘Juara Sejati’. Materi merujuk pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2018.

Berikut penjabaran kunci jawaban Tema 9, Subtema 4, Bacaan 1 untuk adik-adik Kelas 6 SD/MI.

Baca juga:Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 212 dan 213, Riri Tidak Iri Lagi
Baca juga:Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 196 197 199 200 203, Subtema 3 Pembelajaran 6

Ayo Membaca

Juara Sejati
oleh Elisa D.S.

“Semangat, Bang Hanafi!” teriak Nurma dengan lantang.

“Semangat, Bang Rifki!” teriak Sarah tidak mau kalah.

Dua gadis kecil itu sedang mendukung tim futsal kakak mereka masing-masing. Kejuaran futsal antar SD se-Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, memang berlangsung seru. Sejak babak penyisihan, dua tim dari SD tempat Hanafi dan Rifki sekolah itu sama-sama hebat. Tak heran kedua tim bertemu di babak final memperebutkan gelar juara.

“Tim abangku pasti menang. Mereka semua lincah dan pandai bermain futsal!” Puji Nurma

“Jangan banyak bergaya dulu. Kita lihat saja nanti,” sahut Sarah. Wajah Nurma berubah masam mendengar kata-kata teman sekaligus tetangganya itu. Nurma dan Sarah tinggal bertetangga, tetapi mereka sekolah di SD yang berbeda. Demikian juga dengan abang-abang mereka yang sudah duduk di kelas enam.

Pertandingan dimulai. Tim Hanafi langsung menyerang tim lawan. Mereka tidak mau menyia-nyiakan waktu. Baru beberapa saat setelah pertandingan dimulai, gol telah mereka sarangkan ke gawang tim rifki. Penonton bersorak-sorai.

Betul kan? mereka pasti juara!” kata Nurma bangga. Sarah hanya diam tidak menyahut. Beberapa menit kemudian giliran Nurma yang hanya bisa terdiam. Tim Rifki membalas dengan menyarangkan gol demi gol. Hingga babak pertama selesai, skor masih imbang 4-4.

Pertandingan makin seru di babak kedua. Masing-masing tim berlomba membuat gol. Jika berhasil juara, mereka akan menerima hadiah piala dan tentu dapat mengharumkan nama sekolah. Pantas saja kedua tim sama-sama berjuang keras. Hebatnya, meski sama-sama mengejar kemenangan, namun semua pemain bermain sportif. Tak ada yang curang dengan melakukan pelanggaran.

Tak terasa pertandingan usai. Penonton mengelu-elukan tim Rifki. Nurma tertunduk lesu. Tim Rifki telah mengalahkan tim abangnya dengan skor 10 – 8. Gelar juara pun diberikan kepada tim Rifki.

Pos terkait