Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 Halaman 127 133 134 136 137 138, Subtema 2 Pembelajaran 5

Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 Halaman 127 133 134 136 137 138, Subtema 2 Pembelajaran 5
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 Halaman 127 133 134 136 137 138, Subtema 2 Pembelajaran 5

3. Apa yang melatarbelakangi peristiwa Pertempuran 10 November di Surabaya?
Jawaban:
Berawal dari tewasnya Jendral Mallaby.

4. Apa isi perjanjian Roem Royen?
Jawaban:
– Pemerintah Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta.
– Menghentikan gerakan militer dan mengembalikan tawanan.
– Republik Indonesia sebagai bagian dari Negara Indonesia Serikat.
– Akan segera dilaksanakan Konferensi Meja Bundar (KMB).

5. Apa yang dimaksud Agresi Militer Belanda? Kapan terjadinya?
Jawaban:
Serangan yang dilakukan oleh Belanda untuk merebut kemerdekaan Indonesia. Agresi Militer Belanda I pada tanggal 21 Juli 1947. Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948.

Bacaan Lainnya

Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 134

Ayo Menulis

Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut!

Jawaban:

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
Bentuk Perjuangan Fisik Bentuk Perjuangan Diplomasi
  1. Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.
  2. Pertempuran Ambarawa, terjadi pada tanggal 15 Desember 1945 di Ambarawa, Jawa Tengah.
  3. Bandung Lautan Api, terjadi pada tanggal 23 Maret 1946.
  4. Medan Area, terjadi pada tanggal 10 Desember 1945.
  5. Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta.
  1. Perjanjian Linggarjati pada tanggal 10 November 1946 di Linggajati, Cirebon, jawa Barat.
  2. Perjanjian Renville pada tanggal 17 Januari 1948 di atas kapal USS Renville milik Amerika Serikat.
  3. Perjanjian Roem Royen pada tanggal 17 April 1949 di Jakarta. Penanda tangan Perjanjian Roem Royen adalah tanggal 7 Mei 1949.

Perjuangan fisik dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia adalah bentuk perlawanan terhadap penjajah dengan kontak senjata. Pada waktu itu, senjata yang digunakan oleh pejuang-pejuang Indonesia masih tradisional seperti bambu runcing, keris, dan tombak. Jika memakai senapan api, itu pun hanya hasil dari rampasan. Sangat berbeda dengan senjata yang dimiliki Inggris, Belanda, ataupun Jepang. Mereka sudah menggunakan senjata modern, seperti meriam, pistol, bahkan bom.

Perjuangan para pahlawan waktu itu sungguh hebat. Mereka tetap semangat membara pantang menyerah walaupun para penjajah Indonesia menggunakan senjata modern. Tentu saja suhu udara saat itu sangat panas saat para penjajah menembakkan meriam dan mengebom.

Berbicara tentang panas, tentu kamu masih ingat akan kalor, termasuk perpindahan kalor dan kemampuan kalor mengubah suhu dan mengubah wujud benda. Pada pembelajaran yang lalu, telah kita buktikan melalui percobaan bahwa kalor dapat mengubah wujud benda melalui peristiwa mencair.

Pos terkait